Bagaimana cara mengatasi penyakit chlamydia secara alami dan tuntas

Cara mengatasi penyakit chlamydia secara alami dan tuntas
dengan ace maxs

Bagaimana cara mengatasi penyakit chlamydia secara alami dan tuntas

Ace Maxs merupakan produk kesehatan yang terbuat dari kulit manggis dan daun sirsak yang memiliki khasiat yang luar biasa dalam mengatasi berbagai penyakit salah satunya penyakit chlamydia .

Kulit manggis yang mengandung antioksidan, antibakteri, antitumor, antiinflamasi, antialergi. Zat tanin yang terdapat kulit manggis dapat menghambat pertumbuhan kuman bahkan dan bahkan sangat berfunsi sebagai anti-mikroba pada konsentrasi tinggi dan juga peranan aktif bernama saponin yang dapat memecahkan sel kuman. Pada wanita mampu laki laki yang terkena penyakit chlamydia. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai obat kanker , obat asam urat dan lain-lain.

Begitupun dengan daun sirsak menurut hasil dari penelitian secara ilmiah daun sirsak mengandung anopentosin A, anopentosin B, Anopentosin C, murikatosin acetoginin A, murikatosin B, murikapentosin, anomurisin E. Acetogenins di dalam sirsak inilah yang mampu melawan lebih dari 12 macam kanker diantaranya kanker paru-paru, kanker usus besar dan yang lainnya tanpa mengganggu sel-sel dalam tubuh manusia.

5 Keunggulan Utama Ace Maxs :

  1. Konsumsi Ace Maxs malam hari membuat tidur lebih nyenyak
  2. Konsumsi Ace Maxs pagi hari menambah energi dan vitalitas
  3. Membantu mencegah penuaan dini (anti aging)
  4. Membantu meningkatkan hormon pada pria dan wanita
  5. Membantu mengatasi penyakit degeneratif (jantung, kanker, stroke, diabetes, Alzheimer, HIV/AIDS) dan berbagai penyakit lainnya. Fungsi Pencegahan & Pengobatan (preventive dan curative)

 Untuk Pemesanan Ace Maxs Silahkan

~ KLIK DISINI ~

 

Di atas telah di jelaskan bagaimana cara mengatasi penyakit chlamydia secara alami dan tuntas dengan menggunakan obat alami ace maxs, Nah sekarang kita bahas mengenai apa pengertian penyakit chlamydia, gejala serta penyebabnya .

Pengertian Penyakit Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seks
tanpa menggunakan kondom. Chlamydia paling sering menjangkiti kaum wanita yang
berusia muda, namun penyakit ini bisa menjangkiti baik pria maupun wanita pada
segala usia. Penyakit ini bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius
jika tidak segera ditangani dengan tuntas.

 Gejala

 Penyebab

Kebanyakan kasus chlamydia yang terjadi,
awalnya tidak menimbulkan gejala pada
penderitanya .Tapi setelah 1-3 pekan usai
penularan melalui seks dengan orang yang
terinfeksi, biasanya gejala baru akan
muncul. Gejala chlamydia yang muncul
sering diabaikan  karena tidak parah dan
segera berlalu. Gejala yang dialami oleh
pria berbeda dengan wanita, namun ada
satu gejala yang sama-sama dialami baik
oleh pria maupun wanita, yaitu rasa nyeri
atau sakit yang muncul saat buang air kecil.

Penyakit kelamin ini tidak menimbulkan
gejala pada sekitar 50  persen penderita
pria dan sekitar 50 persennya lagi
mengalami gejala, seperti munculnya rasa
sakit pada testikel, serta keluarnya cairan
berwarna putih kental atau encer dari
ujung penis. Infeksi masih terjadi dan bisa
ditularkan walau gejala yang dialami sudah
hilang.

Persentase wanita yang tidak mengalami
gejala adalah sekitar 75 persen, dan 25
persen mengalami  gejala yang paling
umum terjadi seperti terjadi pendarahan
saat atau usai melakukan hubungan seks
dan mengeluarkan cairan vagina yang tidak
biasa. Selain itu, ada juga yang mengalami
menstruasi lebih berat dari biasanya,
pendarahan  di antara masa menstruasi,
dan perut bagian bawah terasa sakit.

Chlamydia tidak hanya menginfeksi alat
kelamin, tapi bisa juga menjangkiti mata
dan menyebabkan terjadinya konjungtivitis
jika cairan vagina atau sperma yang
terinfeksi  terkena mata. Mata yang
terinfeksi akan terasa perih, bengkak,
teriritasi, dan mengeluarkan cairan.

Anus juga bisa terinfeksi dan menimbulkan
pendarahan, keluar cairan, serta rasa sakit
dan tidak nyaman. Selain itu, tenggorokan
juga bisa terinfeksi dan biasanya tidak
menimbulkan gejala.

Segera temui dokter jika Anda mengalami
gejala seperti yang disebutkan di atas, atau
jika pasangan Anda terinfeksi chlamydia.

Bakteri chlamydia trachomatis
merupakan penyebab terjadinya
penyakit chlamydia yang ditularkan
oleh orang yang terjangkit melalui
hubungan seksual tanpa menggunakan
kondom. Penularan chlamydia bisa
melalui seks oral, anal, vaginal, dan
saling bersentuhannya alat kelamin.
Selain itu, chlamydia juga bisa menular
melalui mainan seks yang tidak
dilapisi dengan kondom baru atau
dicuci bersih setelah digunakan.

Cairan seksual yang keluar dari
alat kelamin penderitanya bisa
menularkan bakteri ini walaupun
tanpa orgasme, ejakulasi, atau
penetrasi. Berhubungan seksual
dengan banyak orang atau
berganti-ganti pasangan, dapat
meningkatkan risiko terjangkit
chlamydia.

Chlamydia tidak menular melalui
beberapa hal berikut ini :

  • Pelukan
  • Dudukan toilet
  • Handuk
  • Peralatan makan
  • Ciuman
  • Kolam renang
  • Kamar mandi

Ibu penderita chlamydia bisa
menularkan infeksi pada bayi yang
dilahirkannya dan menyebabkan
mata menjadi bengkak
dan mengeluarkan cairan atau
yang disebut dengan konjungtivitis
serta radang paru-paru. Oleh karena
itu,ketika merencanakan kehamilan
atau pada saat awal kehamilan,
pastikan Anda tidak sedang
mengalami infeksi ini dan jika
positif, obati secepat mungkin.

 Sumber alodoker.com

” Semoga Bermanfaat “

  Bagaimana cara mengatasi penyakit chlamydia secara alami dan tuntas